Artika Ningtyas
Bayyiti Jannati ternyata maknanya dalem banget
Perlu muter-muter buat memetakkann
Esensi sebenarnya bukan hanya menjadikan rumah nyaman ditempati,tapi menjadikan rumah itu penghantantar menuju surga.
Awalnya mikir kenapa tiap dirumah semangat ngga se gas poll waktu di masjid sekolah ?
Yang biasanya kalo Ramadhan disana bisa satu atau dua juz lebih sekali duduk,kalo dirumah gimana perlu pindah duduk berapa kali  ? (semoga ini bukan kategori mengumbar aib tapi mengambil ibroh)
Entah kondisi ruhiyah selalu berbeda kalo lama-lama dirumah padahal waqarna fii buyutikuna
Siapa yang salah ? nasehat ini buat diri sendiri saja
kalo misalkan ditanya, rumah saja belum bisa menajadi syurga untuk diri kita bagaimana nanti jundi-jundi yang akan kita lahirkan?
Iya bener kalo tiang penguat sering futur dan cari semangat di luar rumah giamana jadi bangunanya nanti
Kalo biasanya lingkungan yang membuat kita selalu sholih,kali ini harus menciptakan lingkungan yang sholih



Artika Ningtyas
Kuliah di fakultas sosial-humaniora tapi gak paham pemikiran islam itu sama aja mau menyelam kelautan tapi gabisa berengan,akhirnya kelelep,gitu mungkin?
Kalo kata Murobbi memang butuh pemikiran islam yg kokoh,karena banyak anak sosial yg notabene dari universitas islam gagal karena terlalu dalam mempelajari ilmu barat.

Apapun Allah punya rencana lebih baik diatas apa yg telah terencanakan
Semoga dibawa ketempat yg menjadikan semakin dekat sama Allah


Artika Ningtyas
Jadi remaja berkualitas maukan ?
Contoh ideal bagi orang-orang disekitarnya
Ehem dalam hal ibadah tentu kita harus membuat prestasi yang ngga kalah keren dong
Gini ajanih perumpamaanya
Kalo denger Yusuf Mansyur kemana larinya fikiran ? Sedekah lah
Kalo denger nama Arifin Ilham ? Pasti inget majlis dzikir
Kalo denger nama AaGym ? Pasti inget wisata Qalbu
Banyak orang-orang yang dijamin masuk syurga karena amalan andalanya lho, misal nih tau kan cerita tentang lelaki anshar yang dijamin masuk syurga
Saat Ibnu Umar bertanya,amalan apa yang engkau  lakukan sampai nabi berkata bahwa engkau ahli syurga? Lelaki Anshar itu berkata, "Tidak ada yang istimewa, hanya saja aku tidak pernah memendam perasaan jelek pada saudara sesama Islam".tdk jg aku mendengki atas kurnia Allah yg diberikan kpdnya.Ibnu Umar berkata, "Rupanya itulah kebaikan yg mengantarmu mjd ahli surga"


MasyaAllah
So start now !!
Apa amalan andalanmu ?


(nasehat untuk diri sendiri) 
Artika Ningtyas
Kemarin
Di whatsapp ada kabar lelayu
Di facebook  ada kabar lelayu
Di Twitter ada kabar lelayu
Innalillahi waa innaillaihi rajiun  
Seorang yang lebih muda dariku,siapa yg menduga?
Disela-sela aktivitas menjadi manusia sok sibuk kadang ada yang terlupa
Sesungguhnya ada yg lebih dekat
Kita tak pernah tahu sampai kapan ruh ini akan senantiasa berkoalisi bersama jasad
Bicara kematian,sakaratul maut rasanya selalu membuat diri ini merinding
Muhasabah tentang waktu  yang habis hari ini  untuk ngeSosmed
Twitter
Instagram
Belum lagi facebook ?
Kadang yg didapat adalah waktu yang semakin sempit
waktu kalo buat ngafal udah dapet berapa ayat? kalo buat ngaji udah dapet berapa jus?
Blogger ?
sejenak menyisakan waktu untuk sekedar nulis,berharap kelak ini termasuk sebagai ilmu yang dimanfaatkan
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
-Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu syar’i (ilmu agama) yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku agama yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia,

Duhai diriku berhentilah berhentilah
Insafi dirimu
Gunakan lebih baik waktumu
Untuk meraup bekal menuju kampung asal




Artika Ningtyas
Wudhu !! yap sesuatu yang kita lakukan setiap hari setiap waktu
Sudahkah kalian perhatikan bahwa wudhu kalian sesui tuntunan Rasulullah SAW ?
Coba cek disini

  1. http://muslimah.or.id/fikih/wudhu-muslimah.html
  2. http://muslimah.or.id/fikih/mengusap-khuf-kaos-kaki-dan-jilbab-dalam-wudhu.html
  3. http://muslimah.or.id/fikih/pernak-pernik-seputar-wudhu.html

Jadi inget waktu  ikut TPA diri ini yg masih polos oke aja kalo diajar tatacara wudhu dll
Baru setelah intensif mengkaji islam mulailah sadar ternyata tatacara yg dajarkan dulu belum sempurna
sore itu bersama seorang teman ,entah dari mana asalnya tiba2 sampailah pembahasan kami pada WUDHU.Awalnya menjelaskan bahwa ilmu yg saya dapat dulu blm sempurna seperti tuntunan Rasulullah SAW
Beberpa bulan  kemudian kami bertemu lagi.Dan subhanallah inilah pengakuannya :
Tik kamu tau biasanya setiap 2 minggu aku selalu flu *red* pilek Sejak menerapkan cara wudhu yang benar   ''ber istinsyaq''  dengan sempurna aku sudah jarang flu*baca* pilek.
Ah Subhanallah Subhanallah


Artika Ningtyas

Tak ada gading yang tak retak, yang bisa saya mengerti dari kalimat ini adalah bahwa tak ada gading yang mulus tanpa retak, semua pasti ada cacatnya, dan ketika gading itu saya ganti menjadi manusia, maka kalimatnya menjadi “tak ada manusia yang tak retak” artinya bahwa tak ada manusia yang sempurna, apalagi saya, sangat jauh dari sempurna :)  maka ketika saya terlihat tanpa retak itu karena ALLAH menutupi aib aib saya, ketika saya terlihat tanpa cacat itu karena ALLAH menutupi kecacatan saya, ketika suara saya masih dipercaya itu karena ALLAH menutupi dusta kecil yang terselip diantara jutaan kata yang keluar.
Saya pernah mendengar dari guru mengaji saya bahwa “Kekurangan diri seorang mukmin merupakan ujian bagi mukmin yang lain” iya kalimat itu benar, karena ketika saya melihat kekurangan orang lain maka secara otomatis ujian bagi saya agar tidak merasa bahwa diri saya lebih baik dari orang yang saya lihat, ketika ke mall melihat si gemulai bercelana pendek, berkaos ketat maka saya akan merasa lebih suci karena saya berjilbab, ini ujian pertama bahwa saya merasa diri saya lebih baik, lebih suci, lebih takwa, padahal yang berhak menilai saya lebih baik, lebih takwa itu adalah ALLAH, maka dua dosa saya tampung, pertama dosa sombong dan kedua dosa mengambil hak ALLAH dalam menilai hamba hambaNYA yang lain, duh sungguh hamba macam apa yah saya ini :)

Nah, akhirnya saya tersadar akan dua hal:
[1] ketika saya terlihat indah itu karena ALLAH menutupi aib aib saya sehingga saya nampak seperti gading yang tak retak, eh manusia yang tak retak :)
ke[2] ALLAH tidak pernah ingkar janji, ketika saya mampu menutupi aib saudara saya maka ALLAH akan menutup aib aib saya, dan ketika ALLAH sudah menutupi aib saya jangan pula saya yang iseng membeberkan aib sendiri, bangga lagi sama dosa …. parah banget deh kalo sampai ada yang gini :)

Gimana? setuju kan bahwa tak ada manusia yang tak retak :)

Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas


Yang terpenting, lakukan apa yang masih bisa dilakukan. Jangan menyerah sebelum berusaha. jangan pikirkan apa kata orang (selama sesuai perintah-NYA). Jalan terus jangan berpaling, selama yang akan dilakukan itu bukan sebuah kejahatan dan sesuatu yang akan melukai atau merugikan orang lain. Jika tidak ada seorang pun yang ingin membantu, jalan saja sendiri. jangan bergantung dengan orang lain. jika ingin menangis, menangis saja. jika ingin tertawa, ya tertawalah. yang mudah tidak usah dibikin susah. segala masalah pasti ada jalan. percaya diri, yakin, sabar dan tabah. 
Labels: 0 comments | edit post