Unknown

Beberapa waktu pasca wisuda sampai hari ini saya tidak benar-benar ingat jika ada abjad yang harusnya bisa saya tambahkan di belakang nama panjang saya. Rasa-rasanya 3,5 tahun terlalu singkat untuk menyerap ilmu dan hikmah. Sampe detik ini masih selalu berdoa dan berharapan semoga Allah karuniakan saya waktu, kemampuan dan semangat untuk mengejar gelar master dalam waktu dekat/kelak suatu saat, aamiin InsyaAllah.

Artika Ningtyas, SKM, M.P.H :)
*bukankah kebanyakan yang terealisasi berawal dari mimpi (yang tertulis)

Unknown
Jadi menurutmu seseorang yang visioner itu gimana yas ?
Bagiku memaknai visioner  nggak cuma tentang cita-cita 10, 20, 60 bulan atau tahun kedepan. Visioner itu nggak sebatas perkara duniawi,  harusnya visioner sebagai muslim ya jadi seseorang yang akhirat oriented, jadi di sela-sela target harian, bulanan atau tahunan duniawinya selalu ada Allah yang menjadi tujuan. Susah emang, susah banget, dan diri ini masih teramat jauh,

Pun malam ini saya benar-benar sedang berfikir, bagaimana jika tak ada waktu lagi? sedang diri ini belum menginsyafi segala yang semu. Selama ini bersibuk ria pencitraan menciptakan yang terbaik di hadapan manusia tapi tidak dihadapanNya.

Allah aku ingin, selalu ingin, mempunyai perasaan seperti malam ini di setiap langkahku,  "perasaan yang bercita-cita syurga". Allah sudah berapa kali terucap aku kembali padaMu dengan segala sesal penuh, sepenuhNya ku serahkan urusan dunia yang telah ku upayakan kepadaMu, asalkan Ridho yang bermuara pada syurga ada disana.

Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alad dinika wa ‘ala tho’atika


Akan ada, pasti ada, suatu waktu,  kita merasa bahwa perkara dunia yang kita kejar-kejar yang kita impi-impikan yang capek-capek kita perjuangkan atau yang kita iri-kan dari orang lain hanya kesemuan semata.


Ngawi 28-08-2016
Diiring lagu Opick - Bila waktu tlah berakhir, kabar duka dari seorang teman, dan derai air mata
Ya Rabb
Unknown
Ayah, hampir 20th bersamanya dan tak pernah ku dengar kosakata cinta, karena bagi ayah cinta adalah kata kerja, cinta adalah pembuktian. Ayah, tak pernah panjang lebar beretorika, yang hanya menjawab sms anaknya dengan kata ''ok''. Ayah yang yang tersenyum canggung ketika di peluk atau di cium putrinya, karena ayah bukan sosok sok romantis . Ayah yang dari dulu tak pernah suka jika putrinya dekat dengan laki-laki, sekarang putrimu telah paham kenapa ayah bersikap demikian. 

Adalah ayah, sensor pertama ketika aku nantinya harus jatuh cinta pada sosok laki-laki dalam nauangan akad  -Artika N-

“Perempuan yang baik bagi ayah adalah perempuan yang sulit dimengerti karena penjagaan dirinya yang bagitu rapi, hingga tak ada celah buat orang lain mengetahuinya” - Kurniawan Gunadi-


Adalah Ayah, lelaki yang kucintai tanpa tanda tanya, tanpa tanda koma. Adalah Ayah, lelaki yang tak pernah ku ragukan rasa cintanya.

''Ayah kapan-kapan beli anggur ya'' kataku, beberapa saat kemudian tiba-tiba saja Ayah pulang dengan 2 kg anggur
''Ayah aku lama nggak makan roti x, kapan-kapan beliin ya'', kemudian bada' maghrib dengan kondisi hujan deras ayah mengajak aku dan ibu keluar 35km dari rumah hanya untuk beli roti
''Mbak udah makan''. Belum yah, nanggung biar selesai sekalian'', tiba-tiba sepiring nasi dan sate bakar diletakkan disamping anaknya, yang memang seharian belum mengenyam asupan energi.

Ayah, sosok yang berharga buatku. Aku tidak akan pernah membanding-bandingkan ayah dengan laki-laki manapun karena ayah adalah ayah dan akan tetap menjadi ayah.- Kurniawan Gunadi-
Artika Ningtyas
Setelah di renung-renung, sebenarnya ketika berbuat dosa dan tak ada yang mengingatkan ternyata hati kita lah yang condong pertama kali untuk berontak. Beberapa hari ini serasa ditampar oleh hal yang saya perbuat sendiri. Diri ini yang seringkali niatnya masih kemana-mana, terkadang kami mengaku mencintaMu dalam dalam tapi kami tak mau jujur bahwa nyatanya masih belum sempurna apa-apa yang kami lakukan. Masih ada noda yang lekat.

Memang benar ruhiyah mulai resah jika tak sesuai koridorNya, takut jika tiba-tiba dalam perjalanan yang sebentar ini tak di ridhoiNya. Memang, tak ada yang lebih menentramkan dari taat di jalanNya.

Semoga hati ini selalu dilunakan, semoga diri ini selalu diluruskan niatnya, semoga jiwa nan raga ini selalu tergiur dengan JannahNya, semoga jasad dan ruhiyah ini senantiasa bercita-cita syurga. 

Manusia selalu dalam satu kondisi,  taat atau sedang bermaksiat
Allahu Rabbi jaga kami
Unknown
Ya begini jadinya
Kalo ilmu tentang islam tak di kokohkan
Beginilah kalo sekedar teori tanpa islam
Mobat mabit
Terbawa arus

Masalahnya kita muslim !!!!
Bukan orang sekuler yang memisahkan antara urusan dunia dengan aturan agama

Makanya kamu harus tau
Makanya kamu harus menuntut ilmu
Biar nggak gagal paham
Biar bisa meluruskan teori-teori barat yang menggerus pribadi islam

Karena kita muslim ya sudah seharusnya menerapkan islam di segala aspek, bukan memilah milahnya. Kalo sekedar teori tanpa islam ya begitu outputnya hancur, remuk !!


“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Baqarah: 208-209)
Artika Ningtyas
Ada kalanya menggoreskan pena menjadi sarana menguras lembaran-lembaran beku, hari ini aku belajar banyak tentang ''jiwa''.Pada tiap sisi-sisi terbesit 1 garis lengkung berhias titik, disini (nunjuk qalbu) terkadang, ya terkadang (karena tak selalu hadir) seolah ia menemukan wadah yang sesuai.Tak perlu alasan jelas, yang  benar-benar jelas adalah sesuatu yg ada di sini (qalbu) bagaimana ia merasa nyaman menjadi bagiannya, merasa menemukan labuhan.

Jangan salah!!
Ini bukan bicara jodoh bukan bicara tentang kamu (entah siapa saja yg merasa atau sok merasa).
Menjelma menjadi bagian orang lain kemudian menyesuaikan ibaratnya membohongi, nyaman itu sesuatu yang ngga bisa dipaksakan, sesuatu yg ngga bisa dibiasakan sejauh ini, ia hadir karena resonasi , ritme yang sama (bisa saja visi misi), nyaman itu keadaan yg membuat tentram hingga menghasilkan lengkung simpul, nyaman itu tak bisa dibuat-buat. Nyaman itu bertemu orang baru kemudian tanpa alasan ternyata tiap hari ia ada di sampingmu menemani saat berjalan, duduk.

Untukmu sahabat yg  menemani hari-hari baruku akhir-akhir ini
Yang tak sengaja aku memulai semua cerita ini
Semoga engkau dirahmati Allah
Semoga engkau menjadi muslimah yg selalu dirindu

Artika Ningtyas
Pada tiap garis bergurat yang menebar keteduhan, hikmah dan tauladan, pada jengkal hangar bingar yang sengaja dicecer, mengusik nuri bak kesturi, padamu nyala ini padam
Oh Allah
Bahkan ruas-ruas ini tak dapat beperan mengejanya
Pada tiap sepuhannya selalu pasti
Satu atau beberapa dari ribuan
Yang menjadi simpul
Menarik sisi kendor
Merekatkan yang jauh
Hingga terfungsikan
Bismillah
Karena
Hanya Allah satu-satunya Orientasi
Unknown
Suasana hati yang campur aduk ,sepertinya iman butuh recharge
Allah itu selalu memberi yang dibutuhkan hambanya (right)
Biasanya guru/dosen civic education cukup membuat ngantuk kecuali  beliau. Value society membawa dampak yang luar biasa untuk ruhiyah
Ketika panjang lebar menjelaskan kata perkata sampailah titik obrolan kita

D : ''Apa anda yakin menjadi muslim ?"
M : "Yakin"
D : "Anda mengimani Al Quran?"
M :"Tentu mengimani"
D :" Dzalikal kitabula roiba fihi hudal lil muttaqin "
Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.
''Apa anda orang bertakwa ?''
M : "InsyaAllah"
D :  "Anda pasti hafal ketika saya tanya Al Quran ada berapa ayat ?"
M : "6.236 ayat"
D : "Yang ingin saya tanyakan sekarang kepada anda, dari 6.236 ayat ada berapa ayat yg anda hafal?
Semua ? Separo ?
pertanyaan ini untuk anda yang mengaku bertakwa dan menjadikan Al Quran sebagai pedoman, berapa arti dan tafsir yang anda faham? katanya muslim tapi bahasa arab cuma sekedar tahu syukron afwan''

Semuanya diam , ah andai saja boleh bicara pak semakin kebawah pertanyaan itu semakin membuat diri ini malu.
Lanjut beliau lagi, sekarang itu saya bingung gimana cara mengubah sistem pendidikan. Prinsip yang di pegang dunia pendidikan sekarang '' ra sholat rapopo yang penting TOEFL 500 '' Astaghfirullahaladzim

Artika Ningtyas
Bayyiti Jannati ternyata maknanya dalem banget
Perlu muter-muter buat memetakkann
Esensi sebenarnya bukan hanya menjadikan rumah nyaman ditempati,tapi menjadikan rumah itu penghantantar menuju surga.
Awalnya mikir kenapa tiap dirumah semangat ngga se gas poll waktu di masjid sekolah ?
Yang biasanya kalo Ramadhan disana bisa satu atau dua juz lebih sekali duduk,kalo dirumah gimana perlu pindah duduk berapa kali  ? (semoga ini bukan kategori mengumbar aib tapi mengambil ibroh)
Entah kondisi ruhiyah selalu berbeda kalo lama-lama dirumah padahal waqarna fii buyutikuna
Siapa yang salah ? nasehat ini buat diri sendiri saja
kalo misalkan ditanya, rumah saja belum bisa menajadi syurga untuk diri kita bagaimana nanti jundi-jundi yang akan kita lahirkan?
Iya bener kalo tiang penguat sering futur dan cari semangat di luar rumah giamana jadi bangunanya nanti
Kalo biasanya lingkungan yang membuat kita selalu sholih,kali ini harus menciptakan lingkungan yang sholih



Artika Ningtyas
Kuliah di fakultas sosial-humaniora tapi gak paham pemikiran islam itu sama aja mau menyelam kelautan tapi gabisa berengan,akhirnya kelelep,gitu mungkin?
Kalo kata Murobbi memang butuh pemikiran islam yg kokoh,karena banyak anak sosial yg notabene dari universitas islam gagal karena terlalu dalam mempelajari ilmu barat.

Apapun Allah punya rencana lebih baik diatas apa yg telah terencanakan
Semoga dibawa ketempat yg menjadikan semakin dekat sama Allah


Artika Ningtyas
Jadi remaja berkualitas maukan ?
Contoh ideal bagi orang-orang disekitarnya
Ehem dalam hal ibadah tentu kita harus membuat prestasi yang ngga kalah keren dong
Gini ajanih perumpamaanya
Kalo denger Yusuf Mansyur kemana larinya fikiran ? Sedekah lah
Kalo denger nama Arifin Ilham ? Pasti inget majlis dzikir
Kalo denger nama AaGym ? Pasti inget wisata Qalbu
Banyak orang-orang yang dijamin masuk syurga karena amalan andalanya lho, misal nih tau kan cerita tentang lelaki anshar yang dijamin masuk syurga
Saat Ibnu Umar bertanya,amalan apa yang engkau  lakukan sampai nabi berkata bahwa engkau ahli syurga? Lelaki Anshar itu berkata, "Tidak ada yang istimewa, hanya saja aku tidak pernah memendam perasaan jelek pada saudara sesama Islam".tdk jg aku mendengki atas kurnia Allah yg diberikan kpdnya.Ibnu Umar berkata, "Rupanya itulah kebaikan yg mengantarmu mjd ahli surga"


MasyaAllah
So start now !!
Apa amalan andalanmu ?


(nasehat untuk diri sendiri) 
Artika Ningtyas
Kemarin
Di whatsapp ada kabar lelayu
Di facebook  ada kabar lelayu
Di Twitter ada kabar lelayu
Innalillahi waa innaillaihi rajiun  
Seorang yang lebih muda dariku,siapa yg menduga?
Disela-sela aktivitas menjadi manusia sok sibuk kadang ada yang terlupa
Sesungguhnya ada yg lebih dekat
Kita tak pernah tahu sampai kapan ruh ini akan senantiasa berkoalisi bersama jasad
Bicara kematian,sakaratul maut rasanya selalu membuat diri ini merinding
Muhasabah tentang waktu  yang habis hari ini  untuk ngeSosmed
Twitter
Instagram
Belum lagi facebook ?
Kadang yg didapat adalah waktu yang semakin sempit
waktu kalo buat ngafal udah dapet berapa ayat? kalo buat ngaji udah dapet berapa jus?
Blogger ?
sejenak menyisakan waktu untuk sekedar nulis,berharap kelak ini termasuk sebagai ilmu yang dimanfaatkan
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
-Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu syar’i (ilmu agama) yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku agama yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia,

Duhai diriku berhentilah berhentilah
Insafi dirimu
Gunakan lebih baik waktumu
Untuk meraup bekal menuju kampung asal




Artika Ningtyas
Wudhu !! yap sesuatu yang kita lakukan setiap hari setiap waktu
Sudahkah kalian perhatikan bahwa wudhu kalian sesui tuntunan Rasulullah SAW ?
Coba cek disini

  1. http://muslimah.or.id/fikih/wudhu-muslimah.html
  2. http://muslimah.or.id/fikih/mengusap-khuf-kaos-kaki-dan-jilbab-dalam-wudhu.html
  3. http://muslimah.or.id/fikih/pernak-pernik-seputar-wudhu.html

Jadi inget waktu  ikut TPA diri ini yg masih polos oke aja kalo diajar tatacara wudhu dll
Baru setelah intensif mengkaji islam mulailah sadar ternyata tatacara yg dajarkan dulu belum sempurna
sore itu bersama seorang teman ,entah dari mana asalnya tiba2 sampailah pembahasan kami pada WUDHU.Awalnya menjelaskan bahwa ilmu yg saya dapat dulu blm sempurna seperti tuntunan Rasulullah SAW
Beberpa bulan  kemudian kami bertemu lagi.Dan subhanallah inilah pengakuannya :
Tik kamu tau biasanya setiap 2 minggu aku selalu flu *red* pilek Sejak menerapkan cara wudhu yang benar   ''ber istinsyaq''  dengan sempurna aku sudah jarang flu*baca* pilek.
Ah Subhanallah Subhanallah


Artika Ningtyas

Tak ada gading yang tak retak, yang bisa saya mengerti dari kalimat ini adalah bahwa tak ada gading yang mulus tanpa retak, semua pasti ada cacatnya, dan ketika gading itu saya ganti menjadi manusia, maka kalimatnya menjadi “tak ada manusia yang tak retak” artinya bahwa tak ada manusia yang sempurna, apalagi saya, sangat jauh dari sempurna :)  maka ketika saya terlihat tanpa retak itu karena ALLAH menutupi aib aib saya, ketika saya terlihat tanpa cacat itu karena ALLAH menutupi kecacatan saya, ketika suara saya masih dipercaya itu karena ALLAH menutupi dusta kecil yang terselip diantara jutaan kata yang keluar.
Saya pernah mendengar dari guru mengaji saya bahwa “Kekurangan diri seorang mukmin merupakan ujian bagi mukmin yang lain” iya kalimat itu benar, karena ketika saya melihat kekurangan orang lain maka secara otomatis ujian bagi saya agar tidak merasa bahwa diri saya lebih baik dari orang yang saya lihat, ketika ke mall melihat si gemulai bercelana pendek, berkaos ketat maka saya akan merasa lebih suci karena saya berjilbab, ini ujian pertama bahwa saya merasa diri saya lebih baik, lebih suci, lebih takwa, padahal yang berhak menilai saya lebih baik, lebih takwa itu adalah ALLAH, maka dua dosa saya tampung, pertama dosa sombong dan kedua dosa mengambil hak ALLAH dalam menilai hamba hambaNYA yang lain, duh sungguh hamba macam apa yah saya ini :)

Nah, akhirnya saya tersadar akan dua hal:
[1] ketika saya terlihat indah itu karena ALLAH menutupi aib aib saya sehingga saya nampak seperti gading yang tak retak, eh manusia yang tak retak :)
ke[2] ALLAH tidak pernah ingkar janji, ketika saya mampu menutupi aib saudara saya maka ALLAH akan menutup aib aib saya, dan ketika ALLAH sudah menutupi aib saya jangan pula saya yang iseng membeberkan aib sendiri, bangga lagi sama dosa …. parah banget deh kalo sampai ada yang gini :)

Gimana? setuju kan bahwa tak ada manusia yang tak retak :)

Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas


Yang terpenting, lakukan apa yang masih bisa dilakukan. Jangan menyerah sebelum berusaha. jangan pikirkan apa kata orang (selama sesuai perintah-NYA). Jalan terus jangan berpaling, selama yang akan dilakukan itu bukan sebuah kejahatan dan sesuatu yang akan melukai atau merugikan orang lain. Jika tidak ada seorang pun yang ingin membantu, jalan saja sendiri. jangan bergantung dengan orang lain. jika ingin menangis, menangis saja. jika ingin tertawa, ya tertawalah. yang mudah tidak usah dibikin susah. segala masalah pasti ada jalan. percaya diri, yakin, sabar dan tabah. 
Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas
mengeja senja dalam aura jingga
berlatar kelabu berarak di ufuk

serenada beku
ditingkah keluh mengharu biru
nyanyian kalbu mendayu
melengkapi binar binar lembayung


sendiri, merajut sepi
Langit senja, seperti semua  selalu berubah-ubah. Tidak pernah dalam satu keindahan yang sama. Bahkan ketika mendung sekali pun, tak pernah berhenti dikagumi orang-orang.Dan kini senja menjadi milikku dalam frame sesederhana ini.
                            Ngawi, 17 Juni 2013










Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas


Yoo, hari yang cukup panas dan melelahkan, alhamdulillah..*wajib disyukuri *, mau cerita dikit ah..

Nah, ada kejadian yang cukup membuat diri ini tersentak luar biasa, kejadian yang menampar diri ini, duh, betapa kejadian ini amat sangat menegurku secara tidak langsung.
(Sabar dan semangat yaa diriku)

Kisah ini terjadi kira-kira sebulan yg lalu .siang itu pas pulang dari sekolah mau beli buku kebetulan berenti di lampu merah berenti lamaaaaaaaaa Nah pas di lampu merah, ada seorang wanita melintas buat nyebrang jalan, olala! Bajunya nampak 'indah' dan 'nikmat' dipandang mata!! Baju nge-presssss ketat buanget lengan pendek dengan menampakkan likak likuk tubuhnya dengan teramat jelaaaassss!!! Serta tak ketinggalan punggungnya nampak 'menggoda' dilihat orang banyak karna dibiarkan terbuka oleh wanita tersebut. Pakai rok panjang yg tipis, tapi sisi kiri roknya nya terbelah hampir setengah paha. Entah itu model rok panjangnya begitu atau memang sengaja dibikin seperti itu.

Dan, tahukah? Bapak-bapak dan mas2 yang yg mengendarai motor di sebelah saya matanya pada mengikuti wanita tersebut, sampai benar2 wanita itu menghilang dari pandangan..astaghfirullah!!!!!
ngga sengaja denger sih si bapak2 beroncengandi sebelah asik mendiskusikan wanita tersebut dalam bahasa jawa yg sangat mudah saya pahami.
naudzhubillah!


Huff, jadi dapet pelajaran apa hari ini ?


Kita sebagai kaum hawa, wanita, yang Allah berikan kemuliaan dan kehormatan kepada kita, HENDAKNYA lah.. Wajib, Harus, Kudu, Must ! Menutup aurat kita dengan benar, tutupi lah rambut indahmu dengan kain lebar, tebal, dan tidak tembus pandang, tutupi lah lekuk tubuh semampaimu dengan baju yg longgar,biarin aja deh disangka emak-emak atau gendut or apa , yang penting kita mulia di mata Allah juga manusia, tutup semua yang HARUS ditutup, kecuali muka dan telapak tangan..

Mending deh yang ngeliat ikhwan shalih yang insya Allah mereka bisa ghadhul bashar, lah kalo yang liat laki-laki semisal bapak-bapak dan mas2  tersebut? Astaghfirullah, naudzhubillah! Nggak pantas rasanya kita bangga dengan apa yang telah kita tampakkan pada mereka, lekuk tubuh kita, uraian rambut kita, mulus kulit kita, tidak lah mereka puji, saudariku! Yang ada kita menjadi bahan tertawaan mereka, menjadi khayalan kotor mereka, astaghfirullah, naudzhubillah! Ampuni kami Yaa Allah.. T.T


Itu baru saja satu contoh, belum contoh lainnya, apa bisa kau hitung, berapa banyak mata yang memandang dan selama itu berapa banyak sudah dosa yang telah kita dapat, Astaghfirullah...Allah Yaa Ghoffar ampuni kami, para wanita.
Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas
Pendapat orang tentang diri kita bisa beragam.
Sehebat apapun kita,akan selalu ada yang tak suka.Kalo kritikannya membangun,jadikan sebagai media perbaikan diri.Jika tidak membangun ,cuekkin,maafin jangan difikirin.Umur kita terlalu berhaerga jika hanya digunakan untuk mengkhawatirkan pendapat orang lain. tentang kita.
Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas
Menikmati senja. Lalu Tersenyum sama hidup. Hei ... Aku masih punya banyak mimpi
Baik sebelum aku menuntutmu akan kutuntut diriku sendiri #memantaskan diri

Apa yang aku butuhkan dari kamu selain agama dan akhlak menjadi prioritas no 1, aku butuh seorang  yg mampu membuat nyaman, membanggakan secara batin (bukan tampan), dan ngemong. Itu saja ! kalaupun ada kriteria tambahan, seorang yg memiliki sikap hormat, tidak merendahkan, tidak jg melecehkan meskipun kamu lebih cerdas dan lebih memiliki banyak kelebihan lain.Karena aku wanita lebih dominan dengan perasaan, maka aku butuh seorg pria yg benar2 tahu bagaimana memperlakukan seorang wanita, menghormati secara proporsional dan tidak brlebihan. dia memandang wnita tidak sebagai obyek pemuas syahwat semata, tapi menghormatinya dengan baik

Labels: 0 comments | edit post
Artika Ningtyas

Apa yang terjadi kini bukan untuk kita bersedih tetapi jalan untuk kita berusaha gigih untuk mengubah nasib .Allah itu maha mengetahui.DIA tahu apa yang terjadi pada hambanya dan apa yang terbaik buat hambanya..Sedangkan hati kita terus resah memikirkan "permata" yang hilang dan berkecil hati,merintih dan terus bersedih.Seakan-akan kita hilang arah dan tidak berhenti memikirkan akan apa yang terjadi."Permata" bukanlah mudah untuk digapai dan diperolehi dengan hanya tangan kosong.

Kenapa hati resah ? Makanya pada siapa temat kita mengadu?.Allah atau hanya terus berdiam dan membisu.Kita ini ibarat tumbuhan yang  memerlukan cahaya matahari untuk hidup, memerlukan air untuk sentiasa tumbuh.Jika tanpa cahaya matahari dan air berkemungkinan tumbuhan  itu akan mati dengan cepat atau mungkin ia akan bertahan dalam tempo masa yang amat singkat.

Allah terlalu angkuh rasanya ketika kami mengeluh atas apa-apa yang engkau berikan.Terlalu banyak lembaran putih yang kami lupakan,sementara kami hanya memikirkan setitik noda. "Fabiayyi Aalaaa irobbikumaa Tukadzdzibaan".(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?)

Labels: 0 comments | edit post